Jumat, 17 Juni 2011

Pedoman dan Strategi Belajar


a. Cara Belajar Efektif


- tip ini ditujukan bagi siswa/mahasiswa dalam mengatur jadwal belajar secara efektif -
Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.

Pedoman:
  • Perhatikan waktumu.
  • Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
  • Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
  • Ketahuilah kapan kamu produktif.
Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:
Membuat daftar "Kerjaan". Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.
Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.
Merencanakan jadwal yang lebih panjang. Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.
Rencana Jadwal Belajar Efektif:
  • Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
  • Prioritaskan tugas-tugas.
  • Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
  • Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas. Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
  • Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
  • Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
  • Rencanakan juga "deadline".
  • Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
  • Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
  • Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!
b. Menetapkan Tujuan/ Membuat Jadwal
Latihan:
Cantumkan banyaknya waktu yang anda gunakan untuk aktivitas harian dalam bentuk jam
Evaluasi pengaturan waktu anda:

  • Berapa banyak waktu anda yang diluangkan untuk mencapai tujuan anda di atas?
  • Apakah penempatan waktu anda mencerminkan prioritas anda?
  • Bisakah jam kosong anda digunakan untuk mencapai prioritas anda?
Latihan: Mengatur tugas-tugas Anda; kendalikan stres
Keuntungan dari jadwal ini:
  • Jadwal tertulis membuat rasa tanggung jawab lebih mudah diatur
  • Tugas-tugas yang terjadwal lebih dapat diselesaikan
  • Jika anda sudah membaca dan membuat pekerjaan rumah, anda akan menghindari dari keharusan untuk belajar mendadak sebelum ujian.
Buat jadwal anda:
Kalender semester:

  • Ambil jadwal semester dari sekolah anda.
  • Masukan tanggal-tanggal penting, seperti ujian tengah and akhir semester, hari besar, hari libur, minggu tenang, dan lain-lain.
  • Masukan tangal-tangal untuk ulangan dan ujian, tugas-tugas dan naskah-naskah penting, dan aktivitas sosial.
  • Letakan jadwal ini di tempat belajar anda sebagai pengaraha dan pentunjuk, dan mencatat kemajuan anda.
Latihan: Buat Daftar untuk melakukan sesuatu (to do list)
Jadwal Mingguan Taksiran
  • Masukan semua aktivitas-aktivitas, seperti kelas-kelas, waktu belajar, pertemuan-pertemuan, waktu kerja, dan aktivitas sosial.
Ini lebih mendetail: rencanakan aktivitas-aktivitas anda tiap jamnya selama seminggu.
Jadwal Mingguan
  • Modifikasi dan perinci Jadwal Mingguan Taksiran anda
  • Evaluasi waktu yang anda gunakan untuk dapat dimodifikasi menurut prioritas anda
  • Apakah anda menggunakan waktu anda sebaik mungkin untuk mencapai tujuan?
  • Apakah anda belajar seperti yang anda jadwalkan untuk belajar?
  • Apakah anda bisa menggunakan waktu anda lebih efisien?
Jadwal Harian atau "Pekerjaan"
  • Selesaikan semalam sebelum atau pertama kali setiap pagi.
  • Cantumkan apa yang anda selesaikan hari itu, termasuk tugas-tugas, pertemuan-pertemuan, dan pekerjaan lain
  • Periksa apa yang sudah kamu lakukan
c. Mengatur Stress

Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:

Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,
langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.
Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkunga sekitar anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri andaMeditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekanBeri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiriDengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
Hindari reaksi yang berlebihan;
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
Hindari stressDengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
Tingkatkan ketahanan diri anda
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?.
Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress
Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.
Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif
Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.
Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja,carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.
Menyiapkan diri dalam ujian (Inggris)

d. Motivasi Belajar

Waktu masih remaja, kita mempunyai kemampuan untuk belajar dan melihat kelalaian masa lalu.Ketika kita mulai mengikuti ajaran-ajaran keluarga, sekolah, dan lingkungan, motivasi kita di awal tahun berganti dari tujuan kita ke menyenangkan orang lain, dan sering kali keinginan kita untuk belajar penderitaan.
Bagaimana anda bisa motivasi diri sendiri?
Dengan latihan ini, coba untuk

  • mengakui rasa penemuan anda
  • bertanggung jawab pada pelajaranmu
  • menerima resiko dari belajar dengan kepercayaan, kemampuan, dan otonomi
  • mengakui bahwa "kegagalan" adalah sukses:
    belajar dari kegagalan alalah dengan jalan yang sama belajar apa
  • merayakan prestasi anda jika dapat mencapai tujuan anda
Latihan ini terdiri dari tujuh halaman atau langkah sebagai berikut: (dalam bahasa Inggris)

Mulai dengan Definisi
  1. Motivasi sendiri (English)
  2. Motivasi dari luar (English)
  3. Proyek deskripsi (English)
  4. Penasehat (English)
  5. Perkembangan (English)
  6. Kesimpualan/Evaluasi (English)

Mau Surga atau Neraka, Kenalilah dengan Siapa Engkau Berteman

Sebut saja namanya Agus. Sebelumnya, pria berusia 19 tahun ini hidup di antara remaja-remaja nakal. Ia dikenal sebagai anak yang super berandal. Selain perilaku seks bebas yang tak pernah didekatinya, hampir semua kebiasaan buruk pernah ia lakoni. Merokok, perkelahian antar pelajar, mabok miras, hingga narkoba. Sampai kemudian ia tinggal, bergaul dengan teman-teman sesama santri dan para ustadz di sebuah pesantren.


Sejak saat itu, perilaku buruknya perlahan-lahan mulai ditinggalkan, berganti dengan amal-amal terpuji. Shalat berjamaah lima waktu di masjid, tilawah Al-Qur’an, sampai shalat tahajud pun dengan penuh semangat dikerjakan. Puncaknya, ia kemudian memutuskan berangkat ke ibu kota untuk mengikuti Program Tahfidz Al-Qur’an.

Sementara Andi sangat berbeda dengan Agus. Awalnya pria berusia 17 tahun ini dikenal sebagai pemuda baik-baik. Pandai mengaji, rajin mengajar di TPA, gemar menjalani puasa sunnah, shalat jamaah dan lain-lain. Namun, setelah bekerja di lingkungan sebuah perusahaan migas yang mayoritas pekerjaannya permissive (berpandangan serba boleh), dia berubah menjadi pemuda yang seolah tak pernah mengenal agama. Terakhir kali berhubungan via telepon, kalimat yang pertama kali diucapkan bukannya “Assalamu’alaikum.” Tapi, “ada ga cewek yang....?” Astaghfirullahal azhim!!

....Betapa besar pengaruh teman dalam kehidupan seseorang. Teman bisa mengangkat kehormatan dan kemulian. Tapi teman dapat pula menjadi sebab kehancuran dan kehinaan....

Dua kisah di atas, menggambarkan betapa besar pengaruh teman dalam kehidupan seseorang. Teman, bisa berperan mengangkat kehormatan dan kemulian. Dan teman, dapat pula menjadi sebab kehancuran dan kehinaan. Sebagaimana teman-teman yang baik, memiliki andil dalam perbaikan akhlak dan keimanan. Teman-teman yang rusak juga memiliki saham atas rusaknya ibadah dan keyakinan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi perumpamaan dengan bersabda: “Sesungguhnya, perumpamaan teman baik dengan teman buruk, seperti penjual minyak wangi dan pandai besi; adapun penjual minyak, maka kamu kemungkinan dia memberimu hadiah atau engkau membeli darinya atau mendapatkan aromanya; dan adapun pandai besi, maka boleh jadi ia akan membakar pakaianmu atau engkau menemukan bau anyir” (HR Bukhari dan Muslim)
Lebih jauh, beliau menyatakan; “Seseorang tergantung agama temannya, maka hendaklah seorang di antara kalian melihat teman bergaulnya” (HR Abu Dawud, An-Nasa’i)
Tidak heran kalau Rasulullah menilai para sahabatnya sebagai orang-orang terbaik. Pasalnya, yang menjadi teman dekat para sahabat itu adalah orang yang paling bertakwa di antara seluruh umatnya (Rasulullah).
“Sebaik-baik manusia adalah yang sezaman denganku. Kemudian orang-orang yang sesudahnya. Kemudian orang-orang yang sesudahnya” (HR Bukhari, Muslim )
Ibnu Mas’ud berkata; “Barangsiapa di antara kamu yang ingin mengambil teladan, maka hendaknya dia berteladan dengan para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena mereka adalah orang-orang yang paling baik hatinya di umat ini, paling dalam pemahaman (agamanya), paling jauh dari sikap berlebih-lebihan, paling lurus petunjuknya, dan paling baik keadaannya, mereka adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk menjadi sahabat nabi-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka dan ikutilah jejak-jejak mereka, karena sesungguhnya mereka berada di atas petunjuk yang lurus.”

Teman yang baik, bukanlah teman yang sekedar selalu mau menerima dan mendukung segala keinginan kita. Ke manapun pergi selalu menemani. Dan apa pun yang kita minta darinya selalu dipenuhi. Lebih dari itu, teman yang baik adalah teman yang bersedia mendukung setiap amal shaleh. Mengingatkan di saat lupa. Menasehati di kala salah dan lain sebagainya. Intinya, bisa menjadi sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

....Carilah teman yang setiap kata, perbuatan dan penampilannya senantiasa mengajak kita menuju kebaikan dan perbuatan baik. Jika tidak, pilihlah teman yang dapat mencegah dari berbuat maksiat dan mengajak ke perbuatan baik....

Diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam;“Sebaik-baik kalian adalah, yang menjadikanmu ingat kepada Allah dengan melihatnya. Kata-katanya, menambah amal-amal shalihmu. Dan amal ibadahnya, menjadikanmu semakin cinta kepada akhirat.”

Sebisa mungkin, kita mencari teman-teman yang seperti ini. Teman yang setiap kata, perbuatan dan penampilannya senantiasa mengajak kita menuju kebaikan dan perbuatan baik. Jika tidak menemukan yang seideal itu, pilihlah teman yang dapat mencegah dari berbuat maksiat dan mengajak ke perbuatan baik. Namun, bila tidak juga mendapatkannya, minimal orang yang kita jadikan teman itu adalah orang yang tidak suka memperturutkan hawa nafsunya. Sehingga ia tidak akan mengajak kita berbuat maksiat. Sekalipun dia orang yang kurang ilmu. Karena berteman dengan orang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsu, sangat lebih baik dari pada menjadikan teman orang pintar yang suka mengekor pada hawa nafsu.

....berteman dengan orang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsu, sangat lebih baik dari pada menjadikan teman orang pintar yang suka mengekor pada hawa nafsu....

Ibnu ‘Athaillah berkata; “Pangkal dari segala kemaksiatan, syahwat, dan kelalaian adalah ridha terhadap nafsu. Dan pangkal dari setiap ketaatan, kewaspadaan, dan kemuliaan, adalah ketiadaan ridha terhadap nafsu. Bersahabat dengan orang bodoh yang tidak memperturutkan nafsunya adalah lebih baik bagimu dari pada bersahabat dengan orang pintar yang memperturutkan hawa nafsunya.” [voa-islam.com]



Diary Kesayangan

Dikala sedih menerpa
Dikala air mata tak tertahankan
Dikala canda mendatangkan bahagia
Dan dikala cinta, membuat rindu tak terhingga

DIARY KESAYANGAN yang menemani
Lalu pena menuliskan sejuta kisah
Ungkapan dari sanubari

Jikalau sedih yang menyelimuti
Ku tuliskan syair nan indah
Dengan setiap kata penuh makna
Dan air mata membasahi lembaran kertas
Pada DIARY KESAYANGAN

Namun jika bahagia melanda hati
Pasti ku tuliskan sejuta kisah bahagia
Yang dapat ku kenang nanti
Sebagai permata yang indah di masa lalu












Do'aku


Malam ini malam yang Syahdu
Diiringi Gema takbir menyentuh kalbu
Kujalankan kewajiban sebagai Hamba-Mu
Dalam malam, bait demi bait do'a kupanjatkan pada-Mu

Ku tertunduk, sembari menyebut nama-Mu
Airmata mengiringi renungan hati
Untuk hari esok yang menjadi harapan
Dan hari kemarin menjadi kenangan

Dalam hati selalu bertanya
Akankah Ramadhan datang kembali tahun depan?
Akankah ini bukan Idul Fitri yang terakhir?
Kumohon Ya Rabb..
Pertemukan hamba di Idul fitri selanjutnya

Hamba akan selalu merindukan saat-saat seperti ini
Kumandang takbir yang mengingatkan akan dosa lampau
Dan pesona Idul fitri
telah merangkai indahnya kata dalam do'a

Allohuakbar.. Allohuakbar..
Agungnya kuasa-Mu
Semesta ini hanya milik-Mu..
Allohuakbar, allohuakbar..

Tak pantas hamba angkuhkan diri
Karena semua ini hanya milik-Mu
Hamba hanya insan berlumur dosa
Yang tak lepas dari salah dan khilaf

Ampuni hamba Ya Rabb..
Kau yang Maha Pemurah
Lagi Maha Penyayang

Ampuni hamba Ya rabb
Malam ini hamba sadari
Khilaf dan salah bagai debu di padang pasir
Takkan terhitung, takkan terbilang

Ya Rabb , Kumohon, mulai detik ini..
Sucikan hati hamba
Tuk memulai lembaran baru
Dengan hati yang telah bersih

Ya Rabb..
Jadikan aku sebagai hamba-Mu yang tawakal
Jadikan imanku iman yang Kokoh
Dan iringilah perjalananku di dunia dengan Ridha-Mu

Angan Dalam Sebuah Permohonan


Menjadi semesta yang elok
Bukanlah suatu angan untuku
hanyalah beban sampai akhir hayatku
karena ku tahu, itu hanya semu

Saat ini yang kuingin
menjadi bidadari bagi sang pangeran hati
Menjadi yang terindah
Menjadi yang terbaik

Bukanlah manusia yang sempurna
Hanya bunga yang sedang kuncup
Menanti esok untuk mekar
Seperti diriku, menanti waktu tuk menggapai anganku

Takkan ku kecewa lagi..
Akan ku syukuri anugerah ilahi
paras tanpa cela
Dan hati yang terlahir suci
Ku syukuri keagunganmu tuhan
Telah ciptakan diriku

namun, saat ini ku pinta
Kuatkan aku, tuk menjadi yang terbaik
tuk menjadi yang terindah
Bagi dia, bagi yang hamba cinta
bagi dia, yang akan menjadi imamku nanti
mengajarkanku ayat demi ayat Al-Qur'an
Yang akan mengimamiku tuk bersujud padamu
Yang akan menjagaku dari segala terpaan
Dan akan menjadikanku wanita yang senantiasa bertawakal padamu

Jangan pisahkan kami
Satukanlah kami dalam satu cinta
Iringi perjalanan kami hingga menuju SATU JANJI SUCI
Dengan ridha_Mu dengan perlindungan_Mu
Jangan lepaskan dari kalbu kami, keimanan pada-Mu
Karena kami hanya ingin saling menerima dan saling mencinta
Hanya karena-Mu..
Ini hanya satu ikatan, tuk saling menerima..
tuk saling menyayangi dan melengkapi
kala suka dan duka
Kala iman mulai goyah

telah ku panjatkan permohonan malam ini
Kepada Sang Pencipta raga dan semesta
Yang telah menjadikanku seorang wanita
Tuk berpijak, dibekali sejuta cinta dalam sanubari

Hanya Engkau yang tahu
Tentang air mata ini
Yang hamba teteskan mengiringi satu permohonan
Untuk sebuah angan yang terpendam
Angan tuk menjadi wanita yang indah hati dan raga
Angan tuk mencapai satu cinta..
dalam sebuah keabadian...

By Adinda Anindya