Jumat, 17 Juni 2011

Angan Dalam Sebuah Permohonan


Menjadi semesta yang elok
Bukanlah suatu angan untuku
hanyalah beban sampai akhir hayatku
karena ku tahu, itu hanya semu

Saat ini yang kuingin
menjadi bidadari bagi sang pangeran hati
Menjadi yang terindah
Menjadi yang terbaik

Bukanlah manusia yang sempurna
Hanya bunga yang sedang kuncup
Menanti esok untuk mekar
Seperti diriku, menanti waktu tuk menggapai anganku

Takkan ku kecewa lagi..
Akan ku syukuri anugerah ilahi
paras tanpa cela
Dan hati yang terlahir suci
Ku syukuri keagunganmu tuhan
Telah ciptakan diriku

namun, saat ini ku pinta
Kuatkan aku, tuk menjadi yang terbaik
tuk menjadi yang terindah
Bagi dia, bagi yang hamba cinta
bagi dia, yang akan menjadi imamku nanti
mengajarkanku ayat demi ayat Al-Qur'an
Yang akan mengimamiku tuk bersujud padamu
Yang akan menjagaku dari segala terpaan
Dan akan menjadikanku wanita yang senantiasa bertawakal padamu

Jangan pisahkan kami
Satukanlah kami dalam satu cinta
Iringi perjalanan kami hingga menuju SATU JANJI SUCI
Dengan ridha_Mu dengan perlindungan_Mu
Jangan lepaskan dari kalbu kami, keimanan pada-Mu
Karena kami hanya ingin saling menerima dan saling mencinta
Hanya karena-Mu..
Ini hanya satu ikatan, tuk saling menerima..
tuk saling menyayangi dan melengkapi
kala suka dan duka
Kala iman mulai goyah

telah ku panjatkan permohonan malam ini
Kepada Sang Pencipta raga dan semesta
Yang telah menjadikanku seorang wanita
Tuk berpijak, dibekali sejuta cinta dalam sanubari

Hanya Engkau yang tahu
Tentang air mata ini
Yang hamba teteskan mengiringi satu permohonan
Untuk sebuah angan yang terpendam
Angan tuk menjadi wanita yang indah hati dan raga
Angan tuk mencapai satu cinta..
dalam sebuah keabadian...

By Adinda Anindya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar