Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Mata Pelajaran Biologi kelas X Semester 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Mata Pelajaran Biologi kelas X Semester 1. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

BAB II. VIRUS

PENDAHULUAN

Virus adalah kata latin untuk racun.

SEJARAH PENEMUAN VIRUS

Sejarah penemuan virus dimulai pada tahun 1883 oleh Adolf Mayer. Ia melakukan penelitian penyakit mosaik pada virus. Ciri-cirinya pertumbuhan tembakau terhambat dan daunnya berwarna belang-belang. Ia melakukan percobaan dengan cara mengekstrakan (mengambil cairan) dari daun tembakau yang berpenyakit. Kemudian ekstrak daun sakit tersebut disemprotkan ke tumbuan tembakau yang masih sehat. Dan hasilnya, daun tembakau yang semula sehat, menjadi terkena penyakit mosaik. Lalu Adolf Mayer berkesimpulan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang sangat kecil.
Pada tahun 1892, seorang ilmuwan asal Rusia bernama Dmitri Ivanowski melakukan percobaan seperti yang dilakukan oleh Adolf Mayer. Namun bedanya, Martinus melakukan pengamatan dengan menyaring ekstak tembakau berpenyakit dengan saringan yang sudah dirancang sekecil mungkin. Namun ternyata tetap saja, setelah disemprotkan, tembakau yang sehat menjadi tertular. Ia berkesimpulan seperti Mayer, bahwa penyebab penyakit mosaik pada tembakau itu adalah bakteri.
Pada tahun 1998, seorang ilmuwan bernama Martinus W. Beinjerinck melakukan pengamatan seperti halnya Ivanowski. Dan beinjerinck menyebut agen penginfeksi itu sebagai virus lolos saring (firterable virus), Ia memberi nama demikian, karena virus tersebut dapat lolos saring serta tidak dapat diamati oleh mikroskop cahaya.

CANTING!
^ Orang yang pertama kali dapat mengkristalkan virus adalah Wendell M. Stanley (1935)
^ Penemu mikroskop adalah Anthony Van Lowenhook

CIRI VIRUS
- Ukuran sangat renik, 25- 300 nm (1 nm= 10/1.000.000.000 m), bakteri paling kecil adalah virus polio (Poliovirus) dan yang paling besar adalah virus tembakau (Tobacco Mosaic Virus).
-Bentuknya: a. Batang, contohnya "Tobacco Mosaic Virus"
b. Bulat, contohnya "Influenza Virus"
c. Oval, contohnya "Rabies Virus"
d. Polihidris, contohnya "Adenovirus"
e. Seperti huruf T, contohnya "Bakteriofage" atau virus bakteri

STRUKTUR DAN FUNGSI
- Virus merupakan jenis Aseluler
- Virus berupa partikel yang disebut Virion.
- Virus dianggap bukan makhluk hidup karena lebih menujukan ciri mineral, karena Virion dapat dikristalkan.
- Virus menunjukan ciri kehidupan yaitu bereproduksi, meskipun dilakukan dalam sel organisme lain.

Berikut ini adalah struktur dan fungsi pada virus.

• Asam nukleat
- Pembawa materi genetika, berupa DNA atau RNA saja.
- Dapat berbentuk rantai tunggal atau rantai ganda
- Rantainya dapat berbentuk melingkar atau lenier

• Selubung Protein (kapsid)
- Sebagai pembungkus asam nukleat
- Pemberi bentuk pada virus
- Tersusun atas subunit protein (kapsomer)

REPRODUKSI

a. Tahap-tahap reproduksi virus
- Tahap Pelekatan, yaitu saat partikel virus melekat pada sel yang diinfeksi
- Tahap Penetrasi, yaitu tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang (sel yang diinfeksi)
- Tahap Replikasi, yaitu tahap terjadinya perbanyakan partikel virus
- Tahap Pematangan, yaitu tahap penyusunan asam nukleat dan selubung protein virus menhadi partikel virus yang utuh
- Tahap Pelepasan, yaitu tahap virus keluar dari sel inang

HABITAT
Virus dapat menyerang sel inangnya berupa bakteri, mikroorganisme eukariot, manusia, hewan dan tumbuhan.

KLASIFIKASI
Berdasarkan jenis sel inangnya, virus dapat dibagi menjadi empat macam, yaitu:
a. Virus bakteri (bakteriofage)
Virus ini menyerang bakteri, contohnya adalah bakteriofage T4 virus yang menyerang bakteri Escerichia Coli
b. Virus Mikroorganisme Eukariot
Sel inangnya berupa mikroorganisme yang tergolong Eukariot, seperti protozoa dan jamur. Struktur genetiknya berupa RNA. Contoh virus ini adalah virus yang menyerang jamur atau yang disebut Mycovirus.
c. Virus tumbuhan
Sel inangnya adalah sel tumbuhan. Sebagian besar mengandung RNA. Contohnya adalah Tobacco Mosaic Virus (TMV)
d. Virus hewan
Sel inangnya berupa sel hewan atau manusia. Mengandung RNA dan DNA. Contohnya virus penyakit mulut dan kaki pada sapi, virus rabies pada anjing atau yang disebut Rhabdovirus

VIRUS DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
a. Virus yang menguntungkan
Virus berperan penting dalam rekayasa genetika, kloning gen dan terapi gen

b. Virus yang merugikan

• Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia

- Influenza Virus, penyebab penyakit influenza
- Human Immunodeficiency Virus (HIV), penyebab penyakit AIDS
- Hepatitis Virus, penyebab penyakit hepatitis
- Ebola Virus, penyebab penyakit ebola
- Measles Virus, penyebab penyakit cacar
- Mumps Virus, penyebab penyakit gondong
- Polio Virus, penyebab penyakit polio
- Human Papillomavirus, penyebab penyakit kutil pada kulit

• Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan
- Rous sarcoma virus, penyebab tumor pada ayam
- Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
- Virus penyakit tetelo pada ayam (New castle disease)
- Rhabdovirus, penyebab penyakit rabies

• Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan
- Tobacco Mosaic Virus (TMV), penyebab penyakit mosaik pada tembakau
- Citrus leprosis virus, penyebab penyakit pada jeruk
- Virus Tungro pada padi yang menyebabkan tanaman padi menjadi kerdil
- Virus yang menyerang tanaman hias

PENCEGAHAN TERHADAP VIRUS
Contoh vaksin untuk pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus adalah sebagai berikut:
• OPV (Oral Polio Vaccine)
• Vaksin Rabies
• Vaksin Hepatitis B
• Vaksin Influenza
• Vaksin Cacar
• Caksin MMR (Measles, Mumps, Rubella), untuk cacar, gondong dan campak

Sabtu, 10 Desember 2011

BAB 1 BIOLOGI SEBAGAI ILMU

PENDAHULUAN
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios yang berarti kehidupan dan logos yang berarti ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Mempelajari Biologi dapat membantu kita untuk:

- Memahami diri kita dan kehidupan di sekitar kita
- Meningkatkan kualitas hidup, seperti menggunakan SDA untuk memenuhi kebutuhan
- Meningkatkan pengaruh positif terhadap lingkungan

RUANG LINGKUP BIOLOGI
Biologi mencakup berbagai cabang bidang ilmu. Cabang ilmu biologi berkembang sejak abad ke-20. Cabang ilmu biologi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

A. Berdasarkan tingkat organisasi kehidupan

1. Biologi molekuler, biokimia dan genetika, mengkaji kehidupan pada tingkat molekul
2. Sitologi, mengkaji kehidupan pada tingkat sel
3. Histologi, mengkaji kehidupan pada tingkat jaringan
4. Anatomi dan fisiologi, mengkaji kehidupan pada tingkat organ dan sistem organ. Cabang fisiologi yang diterapkan dalam kedokteran diantaranya:
* Pulmonologi, mengkaji paru-paru manusia
* Kardiologi, mengkaji jantung manusia
* Endokrinologi, mengkaji sistem endokrin manusia
* Neurologi, mengkaji sistem saraf manusia
5. Biologi perkembangan, mengkaji kehidupan pada tingkat individu`
6. Biologi populasi, biogeografi, dan genetika populasi, mengkaji kehidupan pada tingkat populasi
7. Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan dan limnologi mengkaji kehidupan pada tingkat ekosistem
8. Biologi tropis, mengkaji kehidupan di bioma tropis

B. Mempelajari kehidupan pada suatu kelompok organisme

1. Taksonomi, mempelajari pengklasifikasian makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan
2. Virologi, mengkaji virus
3. Mikologi, mengkaji jamur
4. Botani, mengkaji tumbuhan. Dibagi lagi menjadi 2 macam
* Pteridologi, mengkaji tumbuhan paku
* Bryologi, mengkaji lumut
5. Zoologi, mengkaji hewan. Dibagi menjadi 5 macam
* Iktiologi, mengkaji ikan
* Entomologi, mengkaji serangga
* Mamologi, mengkaji hewan mamalia
* Herpetologi, mengkaji hewan reptilia dan amfibi
* Ornitologi, mengkaji unggas

C. Berdasarkan aspek kehidupan

1. Biologi perkembangan, mengkaji perkembangan individu organisme
2. Embriologi, mengkaji perkembangan embrio
3. Anatomi, mengkaji struktur internal organisme
4. Fisiologi, mengkaji fungsi- fungsi yang terjadi dalam kehidupan organisme

D. Cabang-cabang biologi yang merupakan ilmu terapan dan campuran
1. Biokimia, mengkaji proses-proses kimia dalam kehidupan
2. Biofisika, mengkaji proses-proses fisika dalam kehidupan
3. Bioteknologi, mengkaji teknologi yang memanfaatkan organisme
4. Paleontologi, mengkaji sejarah kehidupan berdasarkan fosil

TINGKAT STRUKTUR KEHIDUPAN

a). Molekul (Struktur paling kecil)
Molekul adalah sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil.
b) Sel
Sel adalah tempat terjadinya peristiwa fisiologis dan pewarisan genetik makhluk hidup.
c) Jaringan
Jaringan adalah sekelompok sel dengan ciri yang serupa dalam hal bentuk, fungsi maupun sifat-sifatnya
d) Organ
Bagian atau unit yang tersusun oleh banyak sel dan jaringan pada makhluk hidup, berbentuk sebagai struktur dan mempunyai fungsi-fungsi tertentu.
e) Sistem Organ
Sekumpulan organ yang memiliku fungsi tertentu dan saling bekerjasama.
f) Individu atau organisme
Yaitu setiap manusia, tumbuhan atau hewan yang secara fisiologi berdiri sendiri. Contoh, satu pohon.
g) Populasi
Yaitu organisme sejenis yang hidup pada suatu temoat dalam kurun waktu tertentu
h) Komunitas
Kumpulan berbagai populasi yang saling berinteraksi
i) Ekosistem
Organisme atau populasi memiliki hubungan timbal balik dengan lingkungan hidupnya.
j) Bioma
Sekelompok hewan atau tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu.

MANFAAT BIOLOGI

A. Manfaat biologi di bidang pertanian
* Dengan kemajuan teknologi dan biologi, maka para petani sekarang mampu meningkatkan hasil produksi pertanian
* Melalui perkembangan bioteknologi dan biologi molekuler, telah berhasil dilakukannya rekayasa genetika, yaitu teknik memanipulasi sel organisme hidup untuk mengubah sifat-sifatnya
* Dengan teknik kultur jaringan, tanaman dapat dibudidayakan dalam waktu singkat dan jumlah yang banyak
* Dengan bekal genetika telah berhasil diciptakan buah-buahan tanpa biji

B. Manfaat biologi dalam bidang peternakan
* Dengan kemajuan anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika dan embriologi hewan, telah berhasil ditemukan insemenasi buatan (kawin suntik), bertujuan untuk memperoleh hewan ternak dengan kualitas tinggi.
* Dewasa ini juga telah dikembangkan fertilisasi in vitro.

C. Manfaat biologi dalam bidang kedokteran
* Transplantasi atau pencangkokan organ
* Virologi telah mendasari pengetahuan dalam usaha menciptakan vaksin-vaksin
* Teknik bayi tabung
* Mikrobiologi kedokteran telah membantu mengidentifikasi bakteri-bakteri penyebab penyakit

D. Manfaat biologi dalam bidang industri
* Pemanfaatan mikroorganisme dalam industri makanan. Contohnya dalam pembuatan yohgurt dan keju.
* Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam pembuatan obat-obatan dan antibiotik.

KERJA ILMIAH

A. Metode Ilmiah
Metode ilmiah merupakan cara-cara sistematis yang harus dilakukan yang harus dilakukan oleh seorang ilmuwan untuk melakukan suatu penelitian. Beberapa tahap tersebut antara lain:

a) Menemukan masalah
b) Mengajukan hipotesis (jawaban sementara terhadap rumusan masalah)
c) Menentukan dan menyiapkan alat dan bahan
d) Melakukan percobaan
e) Menentukan Variabel
Variabel adalah faktor-faktor yang berpengaruh pada suatu benda atau makhluk hidup.
* Variabel bebas (Independent Variabel), adalah faktor yang diubah.
* Variabel terikat (dependent variabel), adalah vaktor yang berubah tergantung perubahan variabel bebas f) Menarik kesimpulan

B. Sikap ilmiah
a) Bisa membedakan antara fakta dan opini
b) Berani dan santun ketika mengajukan pertanyaan dan berargumentasi
c) Mengembangkan keingintahuan
d) Kepedulian terhadap lingkungan
e) Berpendapat secara ilmiah dan kritis
f) Berani mengusulkan perbaikan dan bertanggung jawab pada usulan
g) Bekerjasama
h) Jujur terhadap fakta
i) Disiplin dan tekun

LAPORAN ILMIAH

Tahapan-tahapan dalam laporan ilmiah adalah sebagai berikut:
a) Perumusan masalah dan hipotesis
b) Tujuan
c) Metode
d) Hasil
e) Pembahasan
f) Kesimpulan